Senin, 08 April 2013

~ 8 Tips jika Bisnis sepi dari pelanggan yang belanja ~

~ 8 Tips jika Bisnis sepi dari pelanggan yang belanja ~

Apapun jenis bisnis yang kita jalankan sudah pasti ada resiko yang mungkin saja bisa terjadi, terlepas dari kemungkinan besar dan kecilnya resiko yang di hadapi, sudah jelas tergantung dari berbagai upaya yang dilakukan. Bagi setiap penjual, kondisi sepi pengunjung dan pembeli sudah menjadi resiko yang setiap waktu harus dihadapi.

Tidak ada kata yang pas selain bersabar dan terus fokus pada usaha yang sudah kita jalani. Sambil terus berbenah dan belajar mencari cara apa yang paling tepat untuk dilakukan dalam masalah pelik. Karena pengalaman dan inovasi di balut kreativitas yang akan mampu membangkitkan usaha yang di tekuni.

Namun bersabar saja tidaklah cukup dan sudah jelas kurang, karena memang ada nilai minimal pendapatan yang harus kita terima setiap hari. Biaya hidup yang semakin besar, hutang barang dagangan dengan bos. Kontrak toko, tagihan listrik, air dan segala macamnya, gaji karyawan bahkan setoran bank tiap bulan yang tidak boleh menunggak. Itu adalah pengeluaran rutin yang mau tidak mau harus dibayarkan.

Ada beberapa tips dan trik yang dapat di lakukan dalam mengatasi hal tersebut :

1. Alasan mengapa sepi pengunjung mungkin perlu kita ketahui. Jika usaha kita ada dalam sebuah pasar atau mall yang pasti ramai pengunjungnya dan ternyata dagangan kita sepi, mungkin kita perlu cek kembali apakah kita menjual lebih mahal dari tetangga sebelah. Kebiasaan konsumen akan selalu mencari barang yang menurut mereka bagus dengan harga murah. Beda harga seribu rupiah saja bisa menjadi soal.

Namun jika usaha kita terletak di tempat yang orang jarang datang dengan sengaja untuk berbelanja, maka sepi adalah wajar, siasati hal ini dengan meletakkan barang dengan kualitas bagus, harga terjangkau dan promosi yang lancar. Tidak bisa dipungkiri iklan mampu mendongkrak penjualan. Jika memang diperlukan pasanglah iklan.

2. Memanfaatkan ponsel dan teknologi gadget sebagai salah satu cara menarik pelanggan. Caranya saya akan catat nomor telpon pelanggan yang saya yakin suka belanja, setiap ada barang baru di toko maka saya cukup sms mereka dengan sangat sopan dan menarik. Hingga tidak perlu menunggu waktu lama, mereka akan berdatangan ke toko untuk berbelanja.

3. Dimana-mana saya melihat keluhan para penjual sama. Sepi pelanggan, bahkan bos besar saja masih mengeluh dengan kondisi seperti sekarang. Barangkali perekonomian yang sulit, hingga orang-orang akan sangat selektif untuk membeli.
Barang-barang yang dirasa belum perlu akan ditunda dulu pembeliannya. Dengan keadaan seperti itu menunggu di toko saja tentu akan merugikan.

Untuk mengatasi hal ini biasanya saya punya beberapa orang
yang bersedia membawa barang dagangan saya ke luar, maka pendapatan kita yang kurang di toko akan terbantu dengan
barang-barang yang di jual ke luar itu. Setidaknya cara ini cukup efektif untuk memperlancar perputaran barang.

4. Usahakan barang-barang dagangan kita selalu ada yang baru. Selain untuk penarik pembeli, kita yang berada di toko juga tidak bosan dengan suasana yang itu-itu saja. Karena kebosanan kita akan menjadikan kita malas dan kurang bersemangat dalam menjual, efeknya tentu sangat tidak baik bagi usaha kita.
( Lakukan inovasi secara berkala )

5. Fokus dan selalu membangun harapan setiap hari. Orang Padang selalu bilang rezeki pengusaha itu seperti rezeki harimau. Tanamkan dalam diri, segala suasana akan berganti. Keadaan akan berubah. Jika hari ini sepi mungkin saja besok ramai. Semangat tidak boleh melemah, karena Tuhan sudah
menentukan berapa yang pantas kita miliki.

6. Perbaiki pelayanan dan service ( keramah-tamahan/senyum ) yang mungkin saja tidak bersifat mengundang hingga pelanggan enggan untuk berkunjung ke tempat usaha yang di kelola.

7. Perhatikan kebiasaan dari pengelolaan usaha yang tidak medukung kemajuan, maka rubahlah kebiasaan tersebut kepada yang mendukung. Sebagai contoh, usahawan enggan beriklan, maka mulailah beriklan walaupun dimulai dengan iklan yang gratis dan murah.

8. Berdoa adalah hal yang tidak boleh dilupakan. Karena yang akan menggerakkan hati orang-orang untuk berbelanja ke tempat kita hanyalah Dia yang Maha Kuasa.

Sebenarnya kita hanya seorang yang baru mulai belajar berbisnis, Sama sekali belumlah layak dikatakan sukses. Namun setiap saat wajib selalu mencoba untuk melakukan sesuatu yang baru untuk memperlancar bisnis menjadi kebiasaan inovasi yang mendukung.

Please "LIKE" jika anda menyukai tips diatas dan Please "SHARE" ke rekan2 anda jika anda merasa tulisan saya ini bisa bermanfaat untuk mereka yang sedang berbisnis.

Salam Sukses WiraUsaha ˆ⌣ˆ

~ TIPS PERSIAPAN MEMULAI SEBUAH BISNIS

~ TIPS PERSIAPAN MEMULAI SEBUAH BISNIS ~

Menurut data di US Small Business Administration, lebih dari 50% bisnis /usaha kecil gagal dalam tahun pertama, dan 95% gagal dalam lima tahun pertama. Brian Hazelgren, penulis buku “Tactical Entrepreneur” berpendapat bahwa seseorang yang membuka usaha haruslah mempunyai strategi yang solid untuk menangani aspek jangka pendek dari bisnisnya, tetapi juga menjaga fokus masa depan yang cukup demi merencanakan perkembangan bisnisnya. Persiapkanlah semuanya dari awal, agar anda dapat meraih sukses dan mempunyai landasan yang kuat untuk memulai operasi bisnis anda.

Brian telah berpengalaman dalam bidang kewirausahaan, baik pengalaman positif maupun negatif. Belajar dari pengalamannya, dia menyusun tips dan strategi bagi mereka yang akan terjun membuka bisnis dan menjadi wirausahawan. Berikut adalah tips dan strategi tersebut :

Hindari perangkap dalam mengoperasikan suatu bisnis :

1. Gunakan mentor. Temukan orang yang berhasil dalam menjalankan suatu bisnis dan sebisa mungkin mintalah nasehatnya / belajar daripadanya.
2. Bacalah sebanyak mungkin buku tentang kewirausahaan, marketing, atau perencanaan bisnis. Kumpulkan sebanyak mungkin informasi yang bisa anda dapat.

Suatu kombinasi dari sumber yang berbeda, tersedia untuk memulai bisnis dengan sukses:

A. Gunakan alat dan teknologi untuk membantu memulai
bisnis anda
B. Tentukan orang seperti apa yang anda inginkan sebagai karyawan, dan keahlian apa yang dibutuhkan dari karyawan anda.
C. Ikuti perkembangan mengenai praktek-praktek bisnis dan juga apa yang telah dilakukan oleh perusahaan-perusahaan lain.
D. Lakukan penelitian mengenai pola pembelian dan pola pikir pelanggan.
E. Secara terus-menerus, lakukan penelitian terhadap kompetitor.
F. Ingatlah mengenai apa yang membuat bisnis anda unik, siapa pembeli/target market anda, siapa kompetitor anda, dan bagaimana strategi distribusi anda.
G. Gunakan software untuk membantu menyusun sebuah rencana bisnis (business plan).

Ide-ide yang sangat sederhana juga terbukti sangat membantu :

*. Buka account e-mail, dan buatlah situs web
*. Kartu nama dan brosur adalah alat yang sederhana tetapi powerful.
*. Buatlah strategi marketing dengan mengumpulkan data mengenai pola pembelian target market anda, apa yang mereka suka, apa yang mereka beli, dan dimana mereka membelinya.

Gunakan program promosi untuk menciptakan “unique selling advantage”. Jelaskan mengapa bisnis anda unik. Membuat skema advertising yang benar akan memperjelas bagaimana anda harus menggunakan resource anda.

Rencana bisnis yang solid (solid business plan) diperlukan untuk diberikan pada investor yang potensial. Berikan pada mereka rencana anda, agar mereka dapat membacanya dan kemudian mengerti lebih baik mengenai bisnis anda. Tetaplah fokus, dan yakinkan investor bahwa mereka akan mendapat pengembalian investasi (ROI) yang memuaskan. Rencana bisnis yang disusun dengan baik akan memperbesar peluang anda mendapatkan modal yang anda butuhkan.

Intinya, setiap bisnis bisa sukses dengan determinasi dan rencana aksi yang solid.

Please "LIKE" jika anda menyukai tips diatas dan Please "SHARE" ke rekan2 anda jika anda merasa tulisan saya ini bisa Bermanfaat untuk mereka yang sedang memulai sebuah Bisnis.

Salam Sukses WiraUsaha ˆ⌣ˆ