~ 8 Tips jika Bisnis sepi dari pelanggan yang belanja ~
~ 8 Tips jika Bisnis sepi dari pelanggan yang belanja ~
Apapun jenis bisnis yang kita jalankan sudah pasti ada resiko yang
mungkin saja bisa terjadi, terlepas dari kemungkinan besar dan kecilnya
resiko yang di hadapi, sudah jelas tergantung dari berbagai upaya yang
dilakukan. Bagi setiap penjual, kondisi sepi pengunjung dan pembeli
sudah menjadi resiko yang setiap waktu harus dihadapi.
Tidak
ada kata yang pas selain bersabar dan terus fokus pada usaha yang sudah
kita jalani. Sambil terus berbenah dan belajar mencari cara apa yang
paling tepat untuk dilakukan dalam masalah pelik. Karena pengalaman dan
inovasi di balut kreativitas yang akan mampu membangkitkan usaha yang di
tekuni.
Namun bersabar saja tidaklah cukup dan sudah jelas
kurang, karena memang ada nilai minimal pendapatan yang harus kita
terima setiap hari. Biaya hidup yang semakin besar, hutang barang
dagangan dengan bos. Kontrak toko, tagihan listrik, air dan segala
macamnya, gaji karyawan bahkan setoran bank tiap bulan yang tidak boleh
menunggak. Itu adalah pengeluaran rutin yang mau tidak mau harus
dibayarkan.
Ada beberapa tips dan trik yang dapat di lakukan dalam mengatasi hal tersebut :
1. Alasan mengapa sepi pengunjung mungkin perlu kita ketahui. Jika
usaha kita ada dalam sebuah pasar atau mall yang pasti ramai
pengunjungnya dan ternyata dagangan kita sepi, mungkin kita perlu cek
kembali apakah kita menjual lebih mahal dari tetangga sebelah. Kebiasaan
konsumen akan selalu mencari barang yang menurut mereka bagus dengan
harga murah. Beda harga seribu rupiah saja bisa menjadi soal.
Namun jika usaha kita terletak di tempat yang orang jarang datang dengan
sengaja untuk berbelanja, maka sepi adalah wajar, siasati hal ini
dengan meletakkan barang dengan kualitas bagus, harga terjangkau dan
promosi yang lancar. Tidak bisa dipungkiri iklan mampu mendongkrak
penjualan. Jika memang diperlukan pasanglah iklan.
2.
Memanfaatkan ponsel dan teknologi gadget sebagai salah satu cara menarik
pelanggan. Caranya saya akan catat nomor telpon pelanggan yang saya
yakin suka belanja, setiap ada barang baru di toko maka saya cukup sms
mereka dengan sangat sopan dan menarik. Hingga tidak perlu menunggu
waktu lama, mereka akan berdatangan ke toko untuk berbelanja.
3. Dimana-mana saya melihat keluhan para penjual sama. Sepi pelanggan,
bahkan bos besar saja masih mengeluh dengan kondisi seperti sekarang.
Barangkali perekonomian yang sulit, hingga orang-orang akan sangat
selektif untuk membeli.
Barang-barang yang dirasa belum perlu akan
ditunda dulu pembeliannya. Dengan keadaan seperti itu menunggu di toko
saja tentu akan merugikan.
Untuk mengatasi hal ini biasanya saya punya beberapa orang
yang bersedia membawa barang dagangan saya ke luar, maka pendapatan kita yang kurang di toko akan terbantu dengan
barang-barang yang di jual ke luar itu. Setidaknya cara ini cukup efektif untuk memperlancar perputaran barang.
4. Usahakan barang-barang dagangan kita selalu ada yang baru. Selain
untuk penarik pembeli, kita yang berada di toko juga tidak bosan dengan
suasana yang itu-itu saja. Karena kebosanan kita akan menjadikan kita
malas dan kurang bersemangat dalam menjual, efeknya tentu sangat tidak
baik bagi usaha kita.
( Lakukan inovasi secara berkala )
5.
Fokus dan selalu membangun harapan setiap hari. Orang Padang selalu
bilang rezeki pengusaha itu seperti rezeki harimau. Tanamkan dalam diri,
segala suasana akan berganti. Keadaan akan berubah. Jika hari ini sepi
mungkin saja besok ramai. Semangat tidak boleh melemah, karena Tuhan
sudah
menentukan berapa yang pantas kita miliki.
6.
Perbaiki pelayanan dan service ( keramah-tamahan/senyum ) yang mungkin
saja tidak bersifat mengundang hingga pelanggan enggan untuk berkunjung
ke tempat usaha yang di kelola.
7. Perhatikan kebiasaan dari
pengelolaan usaha yang tidak medukung kemajuan, maka rubahlah kebiasaan
tersebut kepada yang mendukung. Sebagai contoh, usahawan enggan
beriklan, maka mulailah beriklan walaupun dimulai dengan iklan yang
gratis dan murah.
8. Berdoa adalah hal yang tidak boleh
dilupakan. Karena yang akan menggerakkan hati orang-orang untuk
berbelanja ke tempat kita hanyalah Dia yang Maha Kuasa.
Sebenarnya kita hanya seorang yang baru mulai belajar berbisnis, Sama
sekali belumlah layak dikatakan sukses. Namun setiap saat wajib selalu
mencoba untuk melakukan sesuatu yang baru untuk memperlancar bisnis
menjadi kebiasaan inovasi yang mendukung.
Please "LIKE" jika
anda menyukai tips diatas dan Please "SHARE" ke rekan2 anda jika anda
merasa tulisan saya ini bisa bermanfaat untuk mereka yang sedang
berbisnis.
Salam Sukses WiraUsaha ˆ⌣ˆ
Tidak ada komentar:
Posting Komentar